Search This Blog

Tuesday, 11 October 2011

Review hasil seminar ‘implikasi STRA dan KFN pada praktek kefarmasian’

Review hasil seminar ‘implikasi STRA dan KFN pada praktek kefarmasian’

by IAI cabang
malang (ahad, 9 oktober 2011)

1.Latar belakang PP 51 TAHUN 2010 (STRA dan KFN)
-undang undang terdahulu yang belum sepenuhnya melindungi dan memaksimalkan peran farmasis
-apoteker adalah sebuah praktek profesi (bukan pekerjaan), jadi ‘dia’ tidak tergantikan
-keprihatinan terhadap ‘over educated’, tapi ‘under utilized’
-adanya perubahan terhadap paradigm pelayanan apoteker (from product to patient), sehingga perlu adanya regulasi baru yang memperkuat dan men-support perubahan tersebut.
Langkah awal dari perubahan tersebut adalah ‘melegalkan farmasis dalam melaksanakan profesinya’ dan memberikan’perlindungan serta kejelasan terhadap praktek kefarmasian’.

2.Tujuan ke depan dari PP 51
Dengan adanya PP 51 diharapkan apoteker Indonesia mulai menyadari akan perannya sebagai salah satu tenaga kesehatan yang memiliki peran penting dalam mewujudkan Indonesia sehat.
Secara garis besar, perubahan awal yang diinginkan dari adanya PP51 adalah :
-mau atau tidak, suka atau tidak apoteker yang telah mengantongi SIPA/SIKA harus melakukan praktek kefarmasian (jadi tidak ada istilah nitip nama).
-setelah komposisi ini terpenuhi, maka perubahan selanjutnya adalah profesi apoteker akan semakin dikenal, baik oleh tenaga kesehatan yang lain (dokter, nurse) dan yang lebih penting, masyarakat akan mulai mengenak siapakah ‘apoteker itu?’
-dengan adanya iklim yang kondusif ini, maka income apoteker tidak lagi dinilai dari ‘berapa banyak obat yang berhasil dia jual dalam sehari atau satu bulan?’, tapi income apoteker akan berdasar pada ‘information and describing’ terhadap tiap obat yang dia berikan kepada pasien. Jadi,obat akan dijual dengan harga netto (sehingga tidak ada lagi persaingan harga).
-efek dari adanya perubahan sumber income apoteker tersebut, akan memberikan kesempatan yang seluas luasnya kepada para apoteker untuk berpraktek, karena apoteker tidak lagi bergantung kepada PSA untuk melakukan praktek kefarmasian (meskipun tetap dibutuhkan sumber dana pada proses pendirian apotek)
-lebih jauh lagi, dalam melakukan proses ‘informating and describing’ maka diperlukan SOP. Jadi, pasien (orang yang datang ke apotek) akan memperoleh informasi yang sama tentang ‘apa itu glimepiride, bagaimana aturan minum, apa efek samping, dan bagaimana penanganan efek sampingnya?’, baik di apotek A, B, C, ataupun apotek Z.
Dari sini, akan muncul specialisasi. Apoteker yang ahli menjelaskan tentang obat-obat cardiovaskuler, apoteker yang ahli menjelaskan tentang obat-obat CNS, apoteker yang ahli menjelaskan obat-obat yang berhubungan dengan kidney failure.
Maka suatu saat, bukan hanya dokter yang memiliki PDT (pedoman diagnose dan terapi), tapi apoteker juga akan memiliki SOP terkait  “drug information and description” (versi Indonesia).

3.Hambatan
Apa saja hambatan yang muncul dalam pelaksanaan PP 51??
-masih ada apoteker-apoteker yang tetap teguh dengan paradigm ‘product oriented’, atau ‘tidak ada apoteker pun apotek tetap jalan, asal obatnya laku’.
-masih kurangnya sosialisasi terkait dengan goal target jangka panjang dari PP 51, sehingga masih banyak terjadi ‘partial understanding’.
-pendidikan berkelanjutan, Proses inilah yang sama sekali tidak/sangat sedikit tersentuh oleh IAI.  Padahal rekan sejawat tenaga kesehatan dokter dan nurse adalah profesi yang memiliki kontinuitas tinggi dalam proses pendidikan berkelanjutan. Maka bagaimana apoteker siap berjalan seiring, jika kita masih berpikir bahwa asam mefenamat hanya NSAID??bukankah ia juga memiliki efek tokolitik??
-keseluruhan target di atas tidak dapat dicapai hanya dalam waktu 1 atau 2 tahun. Proses tersebut akan membutuhkan waktu bertahun-tahun. Maka satu hal yang perlu dilakukan adalah kontinuitas/istiqomah.

4.Langkah konkrit
-sosialisasi nyata tujuan jangka panjang PP 51
-Perbaikan organisasi profesi,kembangkan pendidikan berkelanjutan, lindungi anggotanya, jadikan IAI sebagai rumah bagi para apoteker.
-kerja sama apoteker di berbagai bidang dalam rangka memperkokoh jaringan apoteker Indonesia.
KFN
Atau yang lebih dikenal dengan Komite Farmasi Nasional, adalah sebuah organisasi yang dibuat dengan tujuan sebagai wadah yang menentukan standar apoteker Indonesia, serta membuat korelasi antara standar yang telah ditetapkan dengan pendidikan apoteker Indonesia. Sehingga, ketika standar telah ditentukan, maka diharapkan pendidikan apoteker pun berjalan selaras untuk menciptakan apoteker apoteker yang sesuai dengan standar KFN.
Memang masih ada beberapa kelemahan dari penetapan standar tersebut, karena uji kompeetensi apoteker pun masih lebih condong ke farmasi komunitas dan farmasi klinik. Sehingga perlu dikaji lebih lanjut ,terutama untuk uji kompetensi apoteker apoteker yang bergeraak di bidang industri.

Demikian yang bisa saya sampaikan dari hasil seminar, semoga bisa memberikan pencerahan ‘bagaimana masa depan profesi farmasi ke depan?’

Malang, 10 oktober 2011
Uswatun khasanah.,S.Farm.,Apt.

Tuesday, 26 July 2011

malang-blitar

Perjalanan kali ini luar biasa, malang-blitar ditempuh dengan bus ekonomi (yang subhanalloh). sejak awal, saya bulatkan tekad dalam hati 'harus pake masker,klo gx pengen bersin bersin dan beler'. walhasil, mungkin tampak aneh untuk sebagian orang. saya duduk di tepi (kursi isi tiga orang), mengenakan masker, dan seperti biasa,sejak menaruh pantat di bus pasti tidak bisa membuka mata berlama lama alias tertidur.

dan, ternyata masker tidak hanya berguna untuk mencegah debu dan asap rokok langsung masuk ke lubang hidung saya, tapi juga bisa menutupi ekspresi wajah kita saat ketiduran. apalagi, posisi kursi di bus sangat tidak mendukung untuk menyandarkan kepala bagi orang orang dengan tinggi badan lebih dari 145 cm. 

yang tidak akan kita temui di bus patas ac, dan hanya ada di bus ekonomi adalah para pengamen. tidak hanya 1 atau 2 orang, tapi hampir lebih dari 10 pengamen. beberapa pengamen memang memiliki suara yang lumayan untuk didengarkan, namun tidak jarang yang memekikkan telinga. 

beberapa pengamen membawa salon dan bernyanyi life seperti dalam konser. terkadang hanya berbekal gitar, jika beruntung akan ada pengamen sekumpulan anak muda yang membawa gendang mini, gitar dan ecek ecek. klo yang seperti ini lumayan bagus dan enak didengar suaranya. bahkan saya sempat mengambil gambar beberapa pengamen dengan penampilan dan performa serta preparat yang bagus.

perjalanan malang- blitar ditempuh kurang lebih selama 4 jam, kemudian saya masih harus melanjutkan dengan naik minibus ke arah pasar srengat..rasanya uda mengantuk kuadrat dan hidung saya sudah mulai bekerja ekstra (bersin bersin), plus asam lambung yang berlebihan. kombinasi yang tepat. dan, parahnya saya lupa dimana posisi pasar srengat, untunglah ibu ibu yang duduk di samping saya juga turun di pasar srengat.

setelah berakhir di pasar srengat, saya putuskan untuk jalan kaki ke rumah bumil (twoti dika). ternyata lupa juga, rumahnya disisi sebelah mana (parah). untunglah ketika saya hubungi, bumil langsung nongol di depan rumahnya.

dasar tamu aneh, sampai di rumah orang bukannya mandi dulu atau membersihkan diri. setelah sholat magrib, saya langsung duduk di depan meja makan...(lah, siapa suruh pake acara dimasakin), kebetulan cacing cacing di sistem pencernaan saya sudah mulai berontak. saya jadi terharu, bumil sampe bela belain masak sayur sop, ayam bumbu kecap, dan pindang kuah (dalam rangka menyambut kedatangan saya). di posisi kepala meja makan ada mas hadi (suaminya bumil), disamping sebelah kanan ada pak parmana (ayahnya bumil), disamping ayahnya bumil, ada ibunya bumil. kemudian di sebelah kiri mas hadi ada bumil, dan saya di samping bumil.

saya sempat iri dengan pemandangan di depan saya (kapan ya???). yang mencuri perhatian saya, bumil ngambilin nasi buat mas hadi (memang harus seperti itu??????/kah???).
itu yang pertama, yang kedua : pencuri perhatian terbesar saya adalah bapak (rambutnya sudah beruban, bliau harus membaca tulisan pas dibawa lampu, kulit wajahnya cokelat tua)-mungkin akan seperti beliau pula-

ada beberapa perbedaan, pada saat saya mengenal bumil dan mas hadi ketika jaman kuliah dulu (pas mereka masih pacaran), dan sekarang (pas mereka sudah resmi menjadi suami istri). rasanya baru kemarin, kami bolak balik naik turun tangga ke lab.hewan, menghadap pak junaidi dengan perasaan berdebar debar (dimarahi lagi gx ya??/).

sebenarnya, kedatangan saya ke blitar kali ini dalam rangka memenuhi undangan walimatul ursy seorang teman. awalnya berencana untuk tidak datang, tapi bumil dengan mantapnya berucap "kau pengen dikira nangis bombay di rumah karena gx dateng??''...fiuh finally dateng juga (padahal pengen pulaang). memang sich, dulu..saya sempat dekat dengan mempelai pria (tapi, alhamdulillah..keburu sadar dan insyaf)-plak,tamparmuka-

acara nya di kediri, jadi hari ahad kami naek sepeda motor. saya sudah positif thinking..hmm...30 menit, ndak gitu jauh lah, tapi ternyata..lumayan jauh. sebenarnya, saya menikmati pemandangan di sepanjang jalan, banyak kebun jagung, gunung gunung bebatuan, sawah, semuanya berwarna hijau. tapi berhubung..matahari bersinar terik..dan alat pelindung diri (gloves) saya tidak lengkap, jadi better cepat sampai di lokasi, dan cepet pulang.

sempet nyasar beberapa meter (puluhan kayaknya), dan kami berhasil menemukan lokasi setelah melihat bus dengan plat AB (yogyakarta). yang membuat taring saya keluar (grrrhhh..), mas hadi..suaminya bumil..sempet sempetnya beramah tamah dengan supir bus (pake nanya, 'yogyanya mana pak???'). tidak tahu kah, saya sudah kepanasan dan kehausan. untunglah bumil juga sehati dengan saya (hahaha...kasian mas hadi-kena marah dua perempuan cerewet).

sampai di lokasi walimah yang pertama saya cari adalah air mineral (hahaha..tamu tidak tau diri..). sampai sampai air mineral bumil juga saya ambil alih. saya sempet bercengkerama dengan orang tua mempelai pria (eh..bapaknya masih inget loh sama saya..hahaha..ups..adeknya juga..so what gitu na ka'???). setelah agak sepi, kami memberi selamat kepada mempelai, dan berfoto bersama (tapi, sayang sekali, bapak tukang fotonya gx keren, jadi hasilnya gx fokus..or belum terbiasa dengan kamera jadul saya kemungkinan..hehehe).

saya menikmati perjalanan pulang kali ini, karena mas hadi sudah mudheng alur dan rute, tapi sayang lupa jepret jepret kebun jagung dan gunung batunya (okay,next time..insyalloh).

kembali dari blitar ke malang dengan bus yang sama, dan masih harus memakai masker.
noted:
1.gunakan masker kalo anda akan menggunakan bus.kereta ekonomi (apalagi klo gx tahan dengan debu, macam saya ini)
2.better, anda datang di undangan pernikahan mantan pacar/TTM/HTS anda (biar ndak dikira nangis bombay di rumah (hahaha..jijay bajay banget ya..)
3.sempatkanlah foto foto/jepret jepret lokasi/scene/view yang sekiranya jarang anda jumpai.
4.dan yang terpenting jangan lupa pake sarung tangan klo mengendarai motor,apalagi di bawah terik matahari
5.bawa air minum (biar gx memalukan, dateng dateng mengedarkan pandangan nyari air).

Monday, 4 July 2011

meninggalkan yang ditunggui/yang menunggu

tidak ada lagi yang saya tunggu..ya,tidak ada lagi yang harus saya tunggu, selain kepastian NYA.

Kemarin, saya masih menunggu dengan setia, membangun harapan yang kadang terseret tiupan angin hingga menipis. lalu, dengan penuh optimisme saya berusaha untuk mengembalikan harapan tersebut (tapi tidak mengembalikan waktu tunggu saya).

telah jelas di depan mata, apa yang baik menurut NYA, dan apa yang tidak baik menurut NYA. satu persatu pergi, dan itulah yang terbaik (untuk saya maupun untuk yang saya tunggui saya).

apakah saya menyesal???tidak, lebih tepatnya saya merasa bersalah (pada seseorang yang menunggu saya). bukan maksud hati untuk mendua, tapi saya pikir kau pun punya hak untuk mendua (jadi, kita 1-1). jika ternyata kau tidak mendua (hmmm..so sorry).

sekarang saya tidak lagi menunggu, baik di dalam kamar, di RS, di kampus, di rumah, dan dimanapun saya berada..feel free???of course...seperti terlepas dari ikatan rantai kapal (ah..lebay), dan bebas berpikir serta berekspresi.

yang saya tunggui??? saya pun tidak tau keberadaan nya saat ini (mungkin sedang di laut arafuru-menyelam- or sedang di hutan amazon-berburu- or they hav found d best place). jadi, menurut saya (saya berhak untuk tidak menunggu lagi). tidak ada lagi yang perlu saya khawatirkan, apakah yang saya tunggui akan tenggelam di laut lalu dimakan ikan hiu, or yang saya tunggui merana karena asma attack atau gastritis akut atau aterosclerosis (emang gue pikirin???). loh, koq jadi kejam???tidak kejam hanya menenangkan hati (sendiri).

lantas, gimana??masih adakah pekerjaa menunggu???yups..masih...tapi kali ini saya bebas (bisa saya tunggu sampai datang sendiri, atau saya paksa untuk datang lebih cepat). dan saya memilih option kedua. agar pijakan kaki saya semakin kuat dan kokoh (bukan kayak tales bogor loh ya...).

okay..sudah waktunya berbuka puasa (bedugnya uda bunyi nyaring)


nb: buat yang sedang menunggu or ditunggui (enjoy ur time)..saya capcus dulu ya....

Saturday, 2 July 2011

welcome (bahan alam=ijo,n i like green)

hasil foto pribadi dilantai 5 fk ub

setelah hampir satu bulan menginjakkan kaki di ranah prodi FARMASI fk UB...finally..placement lab/departemen ditetapkan juga untuk kami (dosen baru).

satu satunya pria yang diterima,yaitu mas alvan mendapat kehormatan untuk berada di lab.kimia organik (wow..mata kuliah yang selalu sukses membuat saya pusing..'ini elektronnya pindah kemana, mana yg lebih elektronegatif???kalo si a digabung si b jadinya apa???si z kali).
kemudian, mbak okta..our master of sience menduduki lab farmasetika (pas banget).
nana (yang paling muda di antara kami) akan bergaul dengan farmasi komunitas (saya suddenly teringat bu u*i dan bu wa*yu).
mami nabila ditempatkan di lab farmasi klinis (congrats mamiii......*mupeng*)

dan..saya....tararararara...selamat kepada saudara uka, anda mendapat kehormatan untuk bersanding di lab.bahan alam (pengen tak ganti namanya jadi farmakognosi dan fitofarmasi)...apakah ini sebuah karma karena ketika kuliah dulu saya pernah mengkhianati seorang teman yang pada awalnya kami berjanji akan menjalani hari hari skripsi di lab bahan alam (agak lebay), tapi ketika itu,saya malah berpaling ke lab.biomedik.
jika mereka bertanya 'apa yang akan kau lakukan di bahan alam??"...krik krik krik..saya pun masih bingung, dan tengah berusaha mencari format serta step yang tepat (really really need bu id*..meskipun dulu fitofarmaka saya cuma dapet B,klo gx C..alhamdulillah).

sekarang, saya tengah membalik isi neuron saya, menyelaraskan kembali lajur lajur dendrit di limbic sytem, agar mereka berkenan untuk jatuh hati pada bahan alam, lalu memerintah hipokampus, amygdala, NAc,VTA untuk membentuk memory yang kuat tentang bahan alam.
mengingat,sudah begitu banyak istilah,ilmu dan referensi tentang bahan alam (farmakognosi,fitokimia, fitofarmaka) yang sudah terhapus dari memory saya. jadi, kalau mau eksis dan narsis di bahan alam..ya harus belajar lagi..(harde).

dan, yang lebih harus ditekankan, karena basic dari prodi farmasi fk ub adalah clinis, maka saya akan memformat ulang setting 'irrasional' menjadikan nya 'RASIONAL'...


*cintai apa yang kau kerjakan,bukan kerjakan apa yang kau cintai*

Wednesday, 29 June 2011

BELanja belanji

episode d truly woman...
setelah puas (dan agak vomit) dengan kuliah dari seorang herbalis sekaligus wirausahawan yang sukses meraup keuntungan dari jerih payahnya dengan tanaman obat tradisional dan vco, saya dan mami nabila memutuskan untuk 'rencananya : nyari kado buat mbak dwi'. awalnya, kami berniat untuk bergerilya ke pasar besar, namun setelah melalui pertimbangan yang cukup alot dan setelah saya numpang tidur siang sebentar di kosan mami,maka kami putuskan untuk searching di hypermart matosh.

fiuh..baru sampai di parkiran, ramainya sudah terbayang di depan mata (wondering dalam hati' ini hari apa sich??"oya,kan tanggal merah ya..pantes). sampai di hypermart, kami langsung menuju 'target operation' gx pake acara tengok kanan kiri. liat liat harga dan model, maka terpilihlah..tapi....tidak bisa kami beli sekarang et causa saya gx bawa kartu matahari..(wkakaka...ketauan kalo diskonan).
yauda..tak bisa dihindari lagi,tanpa sengaja lensa mata kami menatap deretan angka diskon dan harga murah. awalnya cuma mau nyari lemari, jadi ngelantur keliling matosh. bermula dari kotak makan dan gelas, kemudian lirik lirik blender, rice cooker, sampe tv flat (meskipun cuma lirik2). kemudian berlanjut ke bantal...(haish),lalu ke stand sayur dan buah...*histeris*...hiyaaaa......seandainya saya uda menikah...fiuh...(kasian banget ya suami saya ntar..istrinya mudah terbujuk rayu oleh diskon).

tapi beneran, kalo saya pribadi bukan masalah diskon atau tidak, ataupun di mall or di pasar tradisional yang becek tak ada ojek. melihat deretan sayur,buah,bumbu dapur, ikan, daging, dan semua pernak pernik rumah adalah sebuah moment tersendiri untuk sepenuhnya menjadi seorang 'perempuan'. meskipun hanya bisa melihat, dan masih belum memungkinkan untuk membeli (mau ditaruh dimana?????di kamar kosan??). paling tidak, cukup ampuh untuk mengingatkan kodrat sebagai seorang 'wanita' (ahahay..biar gx lupa diri).

selain itu, banyak melihat pernak pernik rumah = banyak keinginan 'wah,ntar rumah q akan q isi dengan ini, ini, itu, ini, dan itu, ini, itu, dan itu, itu... = banyak pertimbangan or bahasa kerennya 'skala prioritas' = melatih diri untuk membuat simple acting plan (apalagi kalo rentang waktu diskonnya uda mepet pet pet)..
tapi, buat yang sulit/tidak bisa menahan diri...jangan coba coba..atau anda akan tersesat di belantara diskon, masih mending kalo terbeli,nah kalo tidak..lalu terbayang bayang dimata sepanjang perjalanan pulang sampe terbawa mimpi (gawat).

alhamdulillah, saya cukup bisa menahan diri hari ini (meskipun dalam hati uda dag dig dug dueerr)..*lebay*

ceritanya windowshopping ini akan berlanjut besok, karena masih ada yang harus terbeli (hehehe)

wanita = belanja itu meningkatkan release endorfin (uda ada penelitian nya belum ya??/)

Saturday, 25 June 2011

JEALOUS

saya cemburu..ya ..saya sedang sangat sangat cemburu...

bukan karena saya diduakan, tapi karena saya terlalu takut untuk menduakan..hingga kadang terjebak pada satu fokus yang menyita seluruh waktu,energy, dan hidup saya.

hari hari pun saya lewati dengan sebuah kecemburuan, saya cemburu pada tangan tangan yang bergandengan dan tertawa renyah.
saya cemburu pada langkah langkah ringan menyusun aksi di depan rektorat
saya cemburu pada tangan tangan ber-handscone yang memegang kelinci,mencit
saya cemburu pada lembar lembar catatan DRP
saya cemburu pada kepala yang bersandar dipundak
saya cemburu pada airmata yang menetes pada sunyinya malam
saya cemburu pada wajah ceria gadis gadis cilik di dalam masjid

aih...sebegitu sering ternyata saya cemburu..
pun, akan sebegitu sering pula saya tidak bersyukur...
tapi bukankah ALLOH menyuruh umat NYA untuk menembus langit 'jika kau mampu'

jadi..selama kaki saya masih berpijak di atas tanah, dan langit masih setia menaungi bumi,saya akan terus cemburu
(haish..apa kata dunia??/)
dunia diam saja (saya kira),justru manusianya yang berisik (selalu melontarkan pertanyaan dan butuh jawaban) -termasuk saya-

mungkin..ada juga yang cemburu pada saya????(ngarep)..aamiin..
semoga kecemburuan saya,anda,kamu,kita adalah sebuah representasi dari At-TAUBAH:105..

Alloh..i love d way u make me understand and survive...(d best way)

Thursday, 23 June 2011

OSPE (pengalaman pertama)

OSCE : objective structured clinical examination.

saya pernah mendengar istilah ini beberapa tahun yang lalu, ketika duduk di bangku kuliah dan merancang susunan acara untuk olimpiade farmasi. dulu,setau saya OSCE dipakai dalam sebuah lomba sains di FK UNAIR. dan, cuma sebatas itu yang saya ketahui.

hingga, beberapa hari yang lalu, saya kembali menemukan kosakata OSCE, di program studi FARMASI fk UB. dengan sedikit perubahan, menjadi OSPE : objectie structured pharmacy examination. Hingga sebelum hari-H, saya hanya bisa membayangkan teknis dari sebuah OSPE.

oke...OSPE prodi FARMASI fk UB terdiri atas 6 station (untuk semester 4),yaitu :
-station 1 = BPH
-station 2 = disfungsi ereksi
-station 3 = rhinitis alergi
-station 4 = batuk
-station 5 = asma
-station 6 = PPOK/COPD
Mahasiswa hanya memiliki waktu 7 menit di tiap station (including 1 min transition period between station).
(bersyukur sekali jaman saya kuliah g pake OSPE OSPE an..hihihi).

sistem OSCE ini telah diterapkan di UK pada pre-registration graduate pharmacist sebagai evaluasi dasar yang akan menentukan kelayakan mereka untuk melakukan praktek kefarmasian/pharmaceutical care.(they have done it since 1996).
________

oke..it was a little explanation about OSCE/OSPE.
Now,i would like to write a little experience during my task to be an OSPE observer..
hmmm....people different...also students..kebetulan, saya mendapat tugas sebagai remedial observer for BPH station.
pada saat face to face tampak dengan jelas bagaimana kepribadian per-individu. ada mahasiswa yang hobi panik ketika hapalan nya suddenly blank (aduh..aduh...apa ya mbak tadi,nama obatnya.duh..oq lupa sich..itu loh...tamii..tami...-dalam hati saya..tamiya dek???). ada mahasiswa yang menjawab sambil memainkan rambutnya (emang sich, saya akui..rambutnya bagus gilak- untung jawaban nya bener). beberapa mahasiswa harus diberi umpan dulu agar keluar isi neuron nya (ikan kali..). yang paling lucu ketika mereka masih belepotan mengeja nama obat Hi..o..sin n- butil bro..mida.. atau pas.. iii..pa..t..r..o..pium..bromide..(hehehe..jadi inget masa lalu..bee...va..ci..xu..maabb..).

saat menyenangkan ketika mereka bisa menjawab dengan lancar dan mengerti .meskipun, ada juga yang lancar, tapi pas ditanya mekanisme...ziiiinnkkk...mbulet -kayak saya jaman dulu). it means..mereka hapal jawaban, tapi tidak memahami (sayang sekali). dan, sangat sedih jika ada beberapa yang 'spechless'...oh..am i so scared???..came on...speak up..put it out..whatever in your mind..(masa' gx ada sama sekali???)...saya yakin pasti ada, meskipun dalam persentase kecil atau bahkan sudah bercampur dengan hafalan case case yang lain...

see u..in the next OSPE....jangan lupa belajar belajar belajar berdoa berdoa berdoa...

Friday, 17 June 2011

rejeki puasa??????

puasa sunnah kamis kali ini saya awali dengan tidak makan sahur (biasanya cuma minum sahur). dan aktifitas berjalan seperti biasa..tapi,mondar mandir di kantin UB dan aroma makanan itu mengganggu sekali (terutama indera penciuman dan GIT saya)..dalam hati sedikit 'terguncang' (setan beraksi), tapi alhamdulillah..bisa lolos sampai pulang dari UB. awalnya ,habis dari UB mau langsung liqo...eh,ternyata masih harus mengumpulkan berkas STRA. walhasil mampir lah saya ke instalasi farmasi RSSA, ngumpulin berkas STRA dan et causa berkas yang saya bawa lumayan banyak, jadi nunggu agak lama (musti dikoreksi dulu uda lengkap atau belum).


kebetulan, saya uda kenal dekat dengan mbak khusnul dan bu tri (yang ngurusin berkas STRA). jadilah kami, sambil ngecekin berkas sambil ngobrol ngalor ngidul. tiba tiba mbak khusnul menawari saya sesuatu,"ka permen ka!!"..awalnya saya tidak begitu tertarik ,"yoi mbak!!" tanpa ada niat untuk mencomot permen terseebut..tapi entah mengapa beberapa menit kemudian permen tersebut begitu menggoda, walhasil saya comot lah beberapa butir (permen frozz)..hingga saya 'sukses' mencomot 6-8 butir permen (tanpa rasa bersalah/enyesal sedikit pun).


setelah urusan berkas-memberkas selesai, saya pamit pulang, dan lagi lagi..kecantol dulu bentar di ruang QCC (maunya cuma nyamperin temen). sampai di ruang QCC, hmmmm...saya mencium aroma wangi nasi padang (emang dasar hipoglikemia kayak e)..dalam hati wondering dengan penuh harap (wah, habis ini makan nasi padang enak nich kayaknya)...dan "hiyaaaaa............aaaaaaa!!!!!!" (screaming)...dalam hati lagi (gilaaaakkk......saya kan puasa..lah tadi..permen nya????hiyaaa....)..wes pulang pulang...budhal liqo...saya langsung ngacir dari ruang rapat QCC tanpa kata kata ('kene opo arek iku???"kata temen2 QCC).

sampai di kosan, saya cerita ke temen temen (ampun dah..mbak binti lagi bikin kue...dari ruang tamu uda kecium harumnya)..dan respon mereka ,"khilaf opo doyan ka????khilaf koq akeh men permen e????...hahahah....

saya sempet tergoda oleh bujukan syetan..(berniat untuk membatalkan puasa,orang uda habis 6 biji permen)..sampai sampai..sempet juga lirik lirik ke abang tukang bakso....(untungnya, tukang baksonya uda pergi dari depan kos an)...tapi, alhamdulillah (kebaikan yang menang)..karena terburu buru harus berangkat liqo, maka ide pembatalan puasa segera lenyap, dan puasa lanjuuuttt (uhuy..dapet rejeki permen)...*semoga malaikat rokib dan atid gx bingung*

yak..begitu lah kalau puasa gx pake sahur (kebanyak lupanya daripada ingetnya klo lagi puasa)..semoga tidak terulang lagi (lupa nya)...
btw..(saya gx sedang puasa kan???? -lagi makan burjo)



Thursday, 16 June 2011

keep QUITE

akhir akhir ini sering melihat orang yang begitu bersemangat...
entahlah, akhir akhir ini juga saya lebih suka diam dan menjadi pendengar yang baik, bukan karena saya kehabisan ide untuk berceloteh, tapi entah mengapa pula hipokampus saya akhir akhir ini lebih suka mendengar, melihat, kemudian memutar bola mata dan berpikir.

apakah saya sudah bosan menjadi seseorang yang ramai dan cerewet???tentu tidak, saya akan tetap menjadi seseorang yang 'sedikit berisik'.
namun, entah mengapa..rasanya begitu penat dan lelah untuk 'berdebat dan berargumen', bukan berarti pula saya tidak punya argumen, namun saya lebiih memilih untuk diam dan menganalisa.
di samping karena akhir akhir ini, saya sangat asing dengan lingkungan sekitar saya, maka saya putuskan untuk diam sejenak, agar saya bisa mendengar lebih banyak dan melihat lebih luas, serta berpikir lebih dalam (tepat dan benar).

akhir akhir ini pula saya mencoba untuk belajar berdamai dengan diri saya,mencoba menerima apapun di sekitar saya, dan seminimal mungkin melontarkan komentar komentar tentang apapun yang tidak saya ketahui dengan pasti kebenarannya.
meskipun, mencoba 'berdamai' dengan diri sendiri sangatlah berat. terutama ketika terjadi desakan dari atas/bawah/kanan/kiri..rasanya saya semakin ingin diam dan menghilang (loh..lari dari kenyataan???hahaha)..bukan, bermaksud lari..hanya biarkan saya berpikir sejenak.

-belajar untuk tidak mengasihani diri sendiri-

Tuesday, 14 June 2011

a WAY

hari ke-tiga mbak iya' febris sejak ahad kemarin. saya uda paranoid dengue fever, meskipun hanya dengan gejala pilek, demam, dan pusing. 
mbak iik sedang ujian akhir semester, semakin kepikiran kuadrat (pangkat dua). ada ibu sich di rumah (tapi,saya tidak bisa mengandalkan ibu). 

membayangkann saja rasanya demikian khawatir. bukan khawatir akan diri saya, tapi adik adik saya. tidak lah mungkin saya berlepas tangan atas masa depan, pendidikan dan pembentukan karakter mereka. pun, memposisikan diri saya sebagai penanggungjawab sepenuhnya terhadap mereka adalah sebuah pilihan yang sangat berat, namun saya harus memilhnya. karena jika bukan saya, maka siapa lagi???

beberapa bulan yang lalu, semangat untuk menggenapkan separuh agama begitu utuh (ibarat gelas,maka gelas tersebut telah terisi air penuh). namun, saat berhadapan dengan hal hal seperti tertulis di atas,ia menjadi terguncang (dan air di dalam gelaspun tumpah,sehingga tidak lagi terisi penuh). 

jika memang saya harus memilih jalan ini, maka biarkan saya teguh wahai Pemilik kehidupan.


Wednesday, 8 June 2011

diskusi pertama (still comparing)

kemarin setelah puas duduk manis di ruang 602 FK UB untuk mendengarkan presentasi ISO per-bagian (sok serius menyimak), akhirnya kami putuskan untuk kabur dengan alasan mengikuti kuliah pak bambang (ketua prodi farmasi), tapi emang beneran mengikuti kuliah.

sebelum mengikuti kuliah,isi perut dulu di kantin perpus UB. niatnya beli nasi goreng, karena terinspirasi dari harga murahnya, cuma 5000 perak loh. setelah saya terima sepiring nasi goreng..."loh??koq???dikit ama????apa porsi makan mahasiswa UB emang dikit semua ya????" (wondering dalam hati). dibandingkan dengan porsi makan di kantin FF unair (jauh gilak..). ini adalah kali pertama saya melewati pintu belakang FK UB,kemarin kemarin saya ke perpus UB lewat pintu depan,walhasil harus muter. setelah makan dan sholat, lalu menghadap ke prodi farmasi (biasa anak baru harus memperkenalkan diri dulu), kami kembali ke lantai 6 FK UB (setor muka)..duduk sebentar (acara belum dimulai), dan pas jam 13.30 kabuuuurrrr....turun ke lantai 3 dan mengikuti kuliah.

kali ini adalah kuliah mahasiswa farmasi semester 4 (mata kuliah managemen apotek dengan topik pendirian apotek). rasanya berbeda sekali berrada di ruang diskusi ini, dengan ruang diskusi farmasi unair (masih suka membandingkan). bukan masalah perbedaan secara fisik,tapi psikis dan suasana.

pada jaman dahulu kala ketika saya masih kuliah di fak.farmasi unair. ketika seseorang sedang presentasi,maka kami akan diam seribu bahasa (mendengarkan) entah mengerti/entah tidak.tidak ada celoteh celoteh ringan atau gaya presentasi yang tidak 'serius'. kemudian dibuka sesi tanya jawab, maka akan semakin senyap untuk beberapa saat. sampai akan ada tangan yang terangkat (bisa ditebak tangan siapa itu), dengan tipikal pertanyaan yang (hayooo????kau kalian tahu tidak jawabannya???) or 'ng-tes' ..(saya termasuk salah satu orang yang hobi memberikan pertanyaan ng-tes, tapi sudah mulai saya kurangi). kemudian, pertanyaan tersebut akan berkembang hingga ke akar permasalahan (gilee...temen kuliah saya dulu pinter pinter banget ya...),sampai kadang kadang kami pun (mahasiswa setengah setengah) tidak se-frekuensi dengan si penanya. jika disimpulkan, presentasi di FF UNAIR berarti harus mempersiapkan diri untuk sebuah 'pembantaian'. jadi, kalau tidak siap dibantai jangan coba coba untuk unjuk gigi a.k.a persentasi.

sangat berbeda ketika kemmarin saya mengikuti presentasi mahasiswa semester 4 faarmasi UB. mereka mem-presentasikan tugas dengan ringan hati dan ceria (ada yang centil juga..hehehe). ketika sesi tanya jawab dibuka..beberapa orang langsung mengangkat tangan. tipikal pertanyaan nya pun bukan lah sebuah pertanyaan ng-'tes' tapi memang pertanyaan yang benar benar mereka tidak tahu dan mereka ingin tahu apa jawabannya. memang ada pertanyaan yang 'mengejar' dan ng-'tes', tapi hanya 1 di antara 10. 

suasana diskusi yang sangat berbeda.. hingga saya berpikir..'apakah memang seharusnya demikian diskusi mahasiswa itu dilakukan???'. atau kah jaman memang sudah berubah, hingga dimanapun di ujung universitas bangsa ini, mahasiswa telah ber-metamorfosis???

saya termasuk salah satu di antara calon dosen dan mantan mahasiswa yang menyukai diskusi yang 'semi serius', dalam artian ketika si presenter menyampaikan presentasinya tidak ada seorang pendengar pun yang sibuk atau bicara sendiri, nmun ketika sesi tanya jawab dibuka, maka seluruh mahasiswa mampu untuk bertanya dan berpikir kritis.

masih harus lebih banyak lagi belajar dan belajar,suatu saat mungkin saya harus mengikuti presentasi dari mahasiswa prodi yang lain di FK UB. atau bahkan saya harus duduk lagi di kursi FFUA (sekadar mengetahui dan membuka wawasan).

whatever is it...jayalah FARMASI...
'no pharmacist no service'

Saturday, 4 June 2011

really heppy walimah

saya menyebutnya 'kamis ceria'. bukan karena akan menghadiri acara walimatul ursy nya mas aan dan mbak rulli, tapi karena akan bertemu dengan orang orang yang sudah sekian lama tak jumpa. sebenarnya kepengen liat acara ijab abulnya,tapi karena saya baru balik dari malang jam 6 pagi,sedangkan acara ijabnya jam 7 pagi,maka terlewatlah.

pukul 10 saya berangkat ke masjid al akbar..dan...krik krik...nih masuk ke al marwah sama siapa ya??? (nasib jomblo,klo ke walimahan pusing cari teman). setelah menunggu 10 menit,datanglah mami (nabila) dan dieni (teman farmasi 04). kami masuk bersama..kali ini tidak ada lagu dangdut ataupun pop mellow,yang dinyanyikan oleh para nasyid-er adalah kumpulan lagu-lagu maher zein dan koleksi lagu islami versi indonesia. oya,di depan masjid tadi, saya ketemu dengan sofi (ffua05) dan suaminya (mas eko)..

sampai di dalam,saat akan memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai,suddenly saya dan mami merasa sangat lucu..astaga..mas aan..nikah juga...sama mbak rulli pula...(ahahahahaha). dan melangkah juga kami untuk memberi ucapan selamat ke kedua mempelai ..masih sama...mas aan yang hoby memarahi saya ketika di BEM. tapi yang membuat beda adalah 'make' up' nya...ahahahaha..rasanya pengen ketawa ngakak..gile..mau-maunya nich orang di make up-in..(takut kali ye..ndak jadi nikah sama mbak rulli). 

dan,sekaranglah saatnya untuk menyapa orang-orang (baik cipika cipiki atau sekadar setor muka). ada mbak ima (ffua03) yang jauh jauh datang dari jakarta (bpom), kemudian ada mbak vita, mbak yuyun..tak jauh di ujung, ada mbak arina (duh,tambah cantik aja dech). ketemu juga dengan mas andang (sekalian menyampaikan rasa penasaran nya bumil twoti dika) 'engaged dengan siapakah??"..dan, jodoh memang tak kan lari gunung dikejar..dengan mbak farmasi juga (angkatan 03).

dan,like usual..mami selalu menanyakan pertanyaan yang sama 'ka..are u ready????'...dan,tanpa ditanya pun,saya tau apa dan siapa yang dia maksud..beuh..sebelum saat 'itu' akan benar benar terjadi,maka sebaiknya saya jawab dengan 'ahahahhaha..gile boooo'. senang sekali rasanya berjumpa dengan teman teman seperjuangan, begitu terasa sebuah memori lewat bergiliran dan mengembalikan mereka satu persatu (like a film slide). ada bunda humaira...mbak niaa..(akhwat beneran), yang sedang menggendong aira (tampaknya aira kepanasan dengan kedatangan ammah ammahnya..ahahahha).

sebelum meninggalkan al marwah,kami foto bersama mempelai..(dan saya masih takjub dengan make up nya mas aan..wkakakaka)..acaa berakhir dengan sholat dhuhur jamaah di masjid al akbar..inilah walimah yang multifungsi, selain ajang untuk mendoakan mempelai,juga merupakan ajang untuk reuni.mereview kembali memori ketika masih ber-almamater farmasi univ.airlangga.

semoga ukhuwah kita semakin kuat, karena kerinduan di antara kita juga bertambah equivalen dengan jarak tempuh di antara kita. karena doa doa di antara kita juga masih senantiasa terucap dan bertemu di langit NYA...aamiin.

Thursday, 19 May 2011

Tarbiyatul aulad

sore sore..ujan ujan...fiuh....terpaksa jalan kaki naek angkot,keterak angin..abaya nya basah (yang bawa doank sich), kaoskaki basah (gx bawa ganti pula,jadilah pas pulang telanjang kaki,tak berkaos kaki). salah naek angkot (mustinya AL, tapi kenapa malah naek ADL?????) walhasil turun di depan gang, dan masih harus jalan kaki (meskipun diputuskan untuk naek becak...eh,si abang becak kunaon atuh..tak tau masjid al-mukminun. sampai di masjid..alhamdulillah..baru baca doa robithoh..berarti kajian nya belum dimulai. ..and then salaman sama mbak mbak trus cipika cipiki.

kajian bulanan kali ini akan diisi oleh salah satu ustadz yang cukup populer di malang (lebih akrab dengan panggilan gus mus..or sapa ya tadi....lupa) . beliau memiliki pondok pesantren dan salah satu pemerhati pendidikan anak- anak or kalo diterjemahkan ke bahasa arab menjadi 'tarbiyatul aulad'.

diawali dengan Q.S At- Thagabun:14..ada 3 tabiat anak didalam Al quran :
1.sesungguhnya ada di antara suami/istri/anak kamu yang menjadi musuh bagimu
2.sesungguhnya ada di antara suami/istri/anak/harta kamu yang menjadi fitnah bagimu
kemudian dilanjutkan dengan Q.S Al-Furqon
3.anak anak yang sholeh dan menyenangkan hati orang tuanya (qurrota'ayun)

darimana kita melihat kualitas seorang anak?
masih ingat ' Alloh akan menaikkan derajat orang -orang yang beriman dan berilmu'
jadi,orang tua yang sukses adalah orang tua yang selalu berusaha menjadikan anak-anakny manusia manusia yang beriman dan berilmu.

gimana caranya supaya beriman dan berilmu???
ada 2 pendidikan wajid yang harus dipenuhi oleh setiap orang tua terhadap anak-anaknya, yaitu :
1. pendidikan dhohir/fisik, include : sekolah, ngaji
yang harus diingat adalah :bahwa orang tua memiliki kewajiban untuk mendahulukan hak/kepentingan anak-anaknya dibanding kepentingan pribadi orang tua tersebut (belum sempet buka riyadhus)..*alasan*

jadi,sungguh ironis sekali jika ada orang tua yang mengaku tidak mampu menyekolahkan anak-anakny,tapi bapaknya menghabiskan sebungkus rokok perhari..atau orang tua yang menolak dengan mentah mentah keinginan/kesungguhan anaknya untuk bersekolah/menuntut ilmu..atau orang tua yang menggerutu ketika pada pergantian semester (pasti bayar uang semester lagi...)..karena sesungguhnya tiap tiap anak itu telah dijamin oleh Alloh penghidupannya.dan tiap sen uang/materi/tenaga/pikiran yang dikeluarkan oleh orang tua untuk mendidik/menyekolahkan anaknya adalah amal ibadah yang akan dibalas berlipat oleh Alloh.

mampu sendiri ..-kata pak ustadz- berasal dari kata istatoa,yang artinya sanggup..bisa saja orang tua sebenernya gx mampu,tapi ikhtiar itu wajid,sehingga muncullah istatoa/sanggup.

2. pendidikan bathin
dibagi menjadi 2 : sebelum lahir (mulai dari proses calon orang tua berkenalan,hingga melangsungkan akad nikah,pas mengandung buah hatinya..etc)
sesudah lahir :
a. aqiqah pada hari ke-7 post kelahiran,sekaligus memberikan nama (inget,nama adalah doa)
b.memberikan nafkah kepada anak berupa rezeki yang halal (jangan sekali kali memberikan rejeki yang haram,karena makanan tersebut akan menjadi darah/sumber energi/ATP/cadangan glukosa yang dipakai di tiap jejak perbuatannya). maka apakah mungkin seorang anak yang sholeh akan terwujud dari sumber energi/rejeki yang haram?????

c. memberi contoh/teladan : sebuah perintah tanpa kata adalah teladan..
berdasarkan kata pak ustad : sejak umur 5/6 tahun seorang anak harus sudah terbiasa untuk bangun sholat shubuh.
kemudian,pada usia 10 tahun..orang tua berhak untuk memukul anaknya,jika anaknya meninggalkan sholat.

d. DOA...satu satunya kekuatan yang hanya dimiliki oleh seorang muslim..satu satunya kekuatan yang mampu mengubah yang impossible menjadi possible (tapi ya tetep harus ikhtiar euy)..
maka,sebutlah satu persatu nama anak2 didalam tiap sholat ,sujud, dan qiyamul lail kita (hmm..saya beum punya anak sich). karena salah satu doa yang tidak tertolak di hadapan Alloh adalah doa orang tua untuk anak-anaknya.

dan saya terus berpikir dalam hati 'kepada siapakah kelak saya akan belajar untuk mendidik anak-anak saya???'
semoga Alloh menjadikan kita para orang tua/calon orang tua yang senantiasa berdoa untuk kebaikan anak anak kita (kelak..-saya-)..aamiin.

*hampir meneteskan air mata..(mengingat beliau)*

Wednesday, 18 May 2011

Farmakokinetik AHT

selama ini,mungkin kita sudah begitu sangat kenal dengan obat antihipertensi,mulai dari golongan hingga farmakologi. namun, saya baru saja tersadar bahwa saya belum memahami farmakokinetik obat obat antihipertensi tersebut (setelah membaca sebuah review 'the correct admnistration of antihypertensi drugs according to the principle of clnical pharmacology')

berikut adalah ringkasan dari review tersebut :
target dari terapi hipertensi adalah normal blood pressure,yaitu systole 130-139 dan diastole 80-89. dan perlu diingat,bahwa penuruna BP pada nilai normal mampu menurunkan angka kematian yang disebabkan oleh penyakit cardiovaskuler.
beberapa faktor yang menyebabkan kegagalan penurunan BP adalah adanya comorbid seperti DM, dan CKD. jadi,pemberian antihipertensi harus mempertimbangkan beberapa hal,yaitu : 
-potensi obat antihipertensi tersebut (derajat penurunan tekanan darah)
-DOA : duration of Action ( terkait target dalam BP dalam 24 jam), dan waktu evaluasi/cek BP.
untuk mengetahui kombinasi antihipertensi apa yang mampu memberikan efek penurunan dan mempertahankan BP dalam nilai normal selama 24 jam ,maka kita harus mengetahui farmakokinetik antihipertensi (selama dibangku kuliah belum diajarkan farmakokinetik untuk antihipertensi).

a. Linear dose respon
peningkatan dosis ekuivalen dengan peningkatan potensi antihipertensi dan penurunan BP, serta ekuivalen dengan efek samping AHT.
contoh antihipertensi dengan linear drug respon ; golongan CCB (ca channel blocker), furosemid, HCT, beta-blocer, alfa-1 antagonis.

b. nonlinear drug respon
derajat penurunan BP tidak dipengaruhi oleh tinggi/rendahnya dosis AHT (penurunan BP yang sama diperoleh pada dosis tinggi/rendah). akan tetapi pada dosis yang lebih tinggi kadar obat yang berada pada rentang Css (konsentrasi steady state) akan lebih lama,sehingga DOA obat juga meningkat dan mampu mempertahankan BP pada rentang normal lebih lama.
contoh antihipertensi dengan nonlinear drug respon : golongan ACEI

c. antihipertensi yang memiliki efek penurunan BP dengan kurva flat dalam waktu 24 jam, dan peak yang lebih dari 24 jam. sehingga pemeriksaan BP harus dilakukan juga pada saat kadar puncak obta antihipertensi.
contoh antihipertensi yang termasuk dalam golongan ini adalah ARB, namun hal ini juga masih diperdebatkan apakah ARB termasuk antihipertensi dengan linear drug respon atau tidak.




beberapa kombinasi rasional AHT :
ARB/ ACEI (full dose) + diuretik (low dose)
ACEI + CCB atau ARB + CCB 

most important : target terapi antihipertensi adalah : pencapaian tekanan darah yang konstan (normal) selama 24 jam .
so,kuncinnya adalah  : bagaimana mengkombinasikan antihipertensi tersebut sehingga diperoleh efek penurunan konstan BP.

literatur : medscape ' Correct Administration of Antihypertensive Drugs'

Monday, 16 May 2011

meet ikastarans

selalu ada yang menarik ketika bertemu dengan alumni SMA TN atau yang lebih akrab dengan sebutan ikastara. manusia manusia yang berdasarkan sejarah, memiliki kecerdasan/IQ yang mumpuni, kepribadian yang bagus, dan kesamaptaan yang oke. (ahay,meskipun saya sendiri kurus kering kerontang)

acara gathering ikastara malang kali ini dilangsungkan dalam rangka kampanye salah satu calon ketua umum ikastara-bang deddi nordiawan tn4-. setelah,berusah payah mengirim sms ke 40 nomer alumni yang berdomisili di malang (sampe pusing baca nomer hp), dan bikin even di fb..akhirnya terkumpul juga pada hari-H sebanyak 29 orang (kalo gx salah).

saya datang ke TKP jam setengah delapan (bang dikky uda ngasih sambutan),dan senangnyaaa...ketika saya datang acara selanjutnya adalah makaaan (meskipun siang uda melahap seafood,tapi dinginnya malang mampu membuat cadangan glukosa saya terkuras). setelah acara makan makan,maka seperti biasa dilanjutkan dengan perkenalan abang-kakak-adek.paling tua (maksud saya..paling lebih dulu nyemplung di TN) yang datang adalah angkatan 4 (solidaritas kali ya...),kemudian ada kakak angkatan 7 (istrinya bang deddi, dan kak...hmm..lupa)- untungnya ada kak hertin dan temen nya,klo tidak,waduh,saya jadi kakak tertua yang dateng. kemudian abang angkatan 10,11, dan adek adek angkatan 13,14,15,16. sebenernya agenda dari caketum-bang deddi nordiawan- sudah saya baca di group rumahikastara or blog rumahikastara. so, secara pribadi tujuan datang ke acara ini adalah untuk menyambung tali silaturahmi (bukankah seseorang yang bersilaturahmi ke saudara nya tanpa maksud tertentu melainkan hanya karena kecintaan nya kepada saudaranya,maka Alloh akan mencintainya sama seperti ia mencintai saudaranya).

apa yang membedakan antara ikastara/alumni sma tn dengan alumni sma-sma yang lain. menurut saya (versi saya loh ya),sebuah pembelajaran tentang bela negara dan cinta tanah air adalah view of point. sebuah materi yang tidak diberikan di pendidikan sma pada umumnya. hingga,sedikit banyak rasa cinta tanah air itu telah menjadi suatu kemasan yang terpaket dengan sempurna dalam kepribadian para alumni. dan,secara tidak langsung mengikat janji dengan para alumni untuk berbuat terbaik bagi bangsa dan negaranya dimanapun berada.

bagi saya pribadi,rasa cinta tanah air itu sendiri telah terbungkus dalam sebuah ideologi yang lebih holistik dan komprehesif,bukan lagi sekedar kewajiban sebagai warga negara Indonesia yang baik. akan tetapi,lebih merupakan sebuah implementasi dari kewajiban seorang muslim untuk mencintai dan membela negaranya. tidak lagi merupakan bagian dari pancasila,tapi bagi saya pancasila sendiri merupakan bagian kecil dari al quran dan hadist. 

orang orang yang berada di batavia cafe pada saat itu bukanlah orang-orang sembarangan..dan,memang begitu lah seharusnya seorang alumni sma tn apalgi jika dia adalah seorang muslim (bukankah seorang muslim itu harus sukses..agar ia bisa berbuat lebih banyak untuk masyarakat di sekitarnya).

dan,saya akan terus melengkapi hidup dengan sejuta mimpi dan ikhtiar..secara holistik adalah merupakan kewajiban saya sebagai seorang muslim, dan jika saya adalah salah satu ikastarans..itu merupakan suatu suntikan semangat tersendiri bagi saya untuk terus berikhtiar..dan berdoa,hingga Alloh akan mengabulkan doa saya, atau menunda mengabulkan doa saya atau DIA akan memberikan yang lain dan yang terbaik bagi saya (berdasarkan versiNYA).
tidak akan terlupa..tempat bernama lembah tidar,melompat menuju menara gading, dan akan lebih lengkap jika kita bisa humble down to earth...

satu nusa,satu bangsaa,satu bahasa

batavia cafe,15 mei 2011


 


reg A gathering

setelah terpisah selama kurang lebih 1 tahun 9 bulan, akhirnya kami dipertemukan kembali dalam 'dimensi' yang berbeda. yak, REG A fakultas farmasi universitas airlangga. dulu, kami adalah kumpulan manusia yang belajar bersama (baik dengan sepenuh hati ataupun hanya demi nilai) untuk memahami puing puing ilmu farmasi yang tampak berserakan. 


kini,setelah masa masa tersebut terlewati, kami berjalan masin masing dengan dimensi yang berbeda. banyak perubahan yang muncul. seorang teman yang ketika kuliah tidak suka berdebat, kini menyadari bahwa perdebatan dan mempertahankan pendapat (selama hal tersebut benar) dibutuhkan dalam dunia kerja. atau,saat sang perfeksionis memainkan perannya ,maka ia akan terus menolak hingga bertemu dengan ke-'perfeksionis'-an nya. beberapa orang masih tetap sama, ada manusia mellow yang begitu birul walidain (hingga menyingkirkan RS Fatmawati dari genggaman tangan nya). sepasang manusia raksasa (yang dulu hoby lari lari di laboratorium preskripsi) masih tetap sama (bahkan, semakin bertambah gimbul). atau gadis pendiam, yang untuk mendengarkan suaranya kami harus mengheningkan cipta. ah, yang tidak kalah seru...seorang keponakan reg-A...aditya...umurnya baru 14 bulan,tapi genduuttt dan lucu (kasian sekali maminya, menggendong dengan sepenuh tenaga). dan,seorang teman yang datang dari jauh (negeri timur),hampir mendekali timor leste, sebuah provinsi yang terkenal dengan pantai...nusa tenggara barat-mataram-. 
lalu, ada juga mantan ketum DKI,yang sampai sekarang masih hobi memberikan prolog yang panjang dan lebar di tiap kalimatnya. atau penghuni DEXA medica yang mengaku begitu merindukan 'ngomong jowo'...or lebih tepatnya 'kangen' dengan seseorang di REG A. 
hmmm...ada bumil juga,yang berdoa dan berusaha dengan sekuat tenaga untuk tidak membenci seseorang dari jakarta (khawatir anaknya ntar mirp sama yang bersangkutan). dan, masih saja meskipun sudah berstatus bumil 8 bulan, namun jika sudah bertemu dengan soulmate..apapun itu ke-gila-an akan muncul. 

apapun dan dimanapun dimensi kami...cerita di antara kita akan tetap berlanjut. dan semoga silaturahmi serta kebersamaan yang tercipta adalah sebuah kisah tersendiri untuk masing masing kita.

selamat berkarya,semoga senantiada berada di keteguhan iman dan limpahan berkah NYA..