Search This Blog

Wednesday, 26 September 2012

introduce after quo

bismillah..

jika blog di ibaratkan sebuah rumah, maka sudah berbulan-bulan saya meninggalkan rumah tersebut dalam keadaan tidak terawat, meskipun masih ada perabotannya.

sejak menikah bulan maret kemaren, hampir jarang sekali saya menulis, tanya kenapa???
1. menikah = kesibukan bertambah (masak, bersihin rumah, nyuci, ngeberesin apa-apa yang terletak tidak seharusnya, bikinin kudapan...pokoknya adaaaa ajaaaaa....)
itu alasan pertama, yang terkesan dibuat-buat untuk membela diri..
2. di kampus...ya..ngurusin kerjaan kampus..karena makruh hukumnya mengerjakan pekerjaan kampus di rumah (kecuali..sangat sangat terpaksa)
3. nah....ada alasan ketiga, yang merupakan kondisi fisiologis yang tidak bisa saya hindari..yaitu pregnancyy....(ah..tetep aja terkesan dibuat-buat..hehehe)

oke...kita kembali ke tema..sebenarnya kali ini saya akan menulis tentang kehamilan...mulai dari trimester pertama-hingga menginjak trimester ketiga. Karena ceritanya akan sedikit agak panjang,maka akan saya bagi menjadi beberapa part...nah, bagian ini adalah prolog (semoga terselesaikan hingga trimester ketiga)

have nice reading..^^

Monday, 23 January 2012

episode hujan

perjalanan ke malang kali ini diiringi oleh hujan. Sampai di terminal bungurasih sudah disambut langit hitam yang pekat,dan tepat ketika bus memasuki tol,langit mulai mencurahkan hasil kondensasi uap air-hujan.

tidak ada perbedaan rute,hanya suasana hati yang berbeda. Tapi,setiap kali naik bus patas,saya selalu memilih posisi di dekat jendela. Entah mengapa,efek lukisan di luar jendela mampu membuat saya berpikir lebih jernih. Tentang banyak hal,tentang bersyukur,tentang rumah,tentang keluarga,tentang sekolah,tentang kematian. Yang terakhir,selalu membuat saya takut dan khawatir (meskipun,sebenarnya seorang muslim harus siap menghadapi kematian kapan pun/dimanapun).

Hujan kali ini cukup deras,dan berangin,hingga mampu menunjukkan eksistensi batang dan daun. Pun hati saya,cukup deras oleh kecamuk. Yang menyelinap setiap kali saya menginjakkan kaki di tempat bernama 'rumah'. Masih teringat kalimat bapak mario teguh 'jika tidak mampu menjadi perantara kebaikan dan kedamaian orang lain,maka cukuplah lakukan yang terbaik untuk orang tersebut,dan buatlah mereka bangga,karena pada hakikatnya setiap hamba akan bertanggung jawab atas dirinya sendiri'. That's what am i trying to do right now. Rasanya cukup lelah diri ini mencoba untuk berdamai,dan selalu memperbaiki. Karena respon yang didapat pun,kadang membuat kelenjar lacrimal bekerja ekstra. Ibarat cuaca,maka saya menciptakan musim semi untuk menyamarkan musim hujan dan musim dingin (lah...tropis dan subtropis).

Hujan mulai reda,meskipun masih menyisakan rintik. Masih ada bekas tetesan air di luar jendela.
Indah..untuk disyukur
Khidmat..untuk direnungkan
Dingin...untuk dijadikan pelajaran..
Agar tak lagi dingin yang menusuk..namun cukup indah dan khidmat.

*episode hujan*

Sunday, 22 January 2012

sebuah titipan

selama satu pekan kemarin 2x berturut turut mendapat berita duka (duka yang menurut saya sangat menyesakkan hati).
Berita duka pertama datang dari seorang teman yang janinnya meninggal di dalam rahim (umur kandungannya sudah 8 bulan).
Berita duka kedua juga dari seorang teman yang kehilangan bayi tercinta yang baru saja berusia 1 hari.

Mendengarnya saja saya merinding,hati dan logika saya tidak bisa membayangkan bagaimana rasa kehilangannya. Pasti lebih dan lebih menyesakkan hati dibanding ketika saya kehilangan bapak.
Seorang anak, yang telah dinanti dengan penuh pengharapan, yang telah dijaga sedemikian hati-hati (agar ai tumbuh dan lahir dengan sehat). Tapi..kita lah manusia,hamba yang menjalani takdirNya, hamba yang hanya menerima titipan dari Nya.

Untuk kedua teman saya: semoga Alloh mengganti dengan yang lebih baik, dan semoga kita termasuk hamba Nya yang senantiasa bersyukur di setiap keadaan.
aamiin.

Wednesday, 4 January 2012

acc (-)

lama sekali rasanya tak bersua, saya memang akhir akhir ini sering sekali menjadi orang sok sibuk (sibuk dengan diri sendiri)

oya, sebelum mulai mengarang indah,selamat tahun baru hijriyah..kalau berdasarkan tahun baru masehi, maka jatah usia saya semakin berkurang, dan of course semakin dewasa .

awal tahun masehi 2012 kali ini saya lewati dengan belajar menjadi seseorang yang 'penyabar' dan sedikit 'tidak egois'. meskipun sebenarnya sudah sejak bulan desember kemarin saya belajar menjadi seseorang yang penyabar (sabar menunggu, sabar menahan diri untuk memberi kritik kepada orang lain, sabar mendengarkan pendapat orang lain, dan banyak kesabaran kesabaran yang lain).

awalnya saya sudah menyiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin, mulai dari estimasi biaya,format acara, tata ruang (seperti yang biasa saya lakukan saat dulu sering menjadi seorang sie acara). saya sudah menyusun jadwal kuliah dan kegiatan, sampai beberapa tawaran menarik saya tolak karena mempertimbangkan hal tersebut.

tapi...fiuh..manusia berencana, namun Alloh yang menentukan it works or not, dan great..my planning didn't work well. semuanya kacau (gx semua sich),tapi berhasil membuat saya spechless. rencana saya untuk menyederhanakan diri berubah mennjadi sebuah kemewahan dan pemajangan diri (yang selama ini sangat saya hindari).

for a while, saya ingin menjadi seorang yang apatis. its my life and i'll do anything. saya akan menerima tawaran (yg selama ini saya pending), saya akan menyusun jadwal baru. saya ingin apatis dengan semuanya.


dan...pergi jauh jauuuhh...jangan dekat dekat saya dalam waktu dekat..(rasanya masih pengen makan orang)