Search This Blog

Wednesday, 29 June 2011

BELanja belanji

episode d truly woman...
setelah puas (dan agak vomit) dengan kuliah dari seorang herbalis sekaligus wirausahawan yang sukses meraup keuntungan dari jerih payahnya dengan tanaman obat tradisional dan vco, saya dan mami nabila memutuskan untuk 'rencananya : nyari kado buat mbak dwi'. awalnya, kami berniat untuk bergerilya ke pasar besar, namun setelah melalui pertimbangan yang cukup alot dan setelah saya numpang tidur siang sebentar di kosan mami,maka kami putuskan untuk searching di hypermart matosh.

fiuh..baru sampai di parkiran, ramainya sudah terbayang di depan mata (wondering dalam hati' ini hari apa sich??"oya,kan tanggal merah ya..pantes). sampai di hypermart, kami langsung menuju 'target operation' gx pake acara tengok kanan kiri. liat liat harga dan model, maka terpilihlah..tapi....tidak bisa kami beli sekarang et causa saya gx bawa kartu matahari..(wkakaka...ketauan kalo diskonan).
yauda..tak bisa dihindari lagi,tanpa sengaja lensa mata kami menatap deretan angka diskon dan harga murah. awalnya cuma mau nyari lemari, jadi ngelantur keliling matosh. bermula dari kotak makan dan gelas, kemudian lirik lirik blender, rice cooker, sampe tv flat (meskipun cuma lirik2). kemudian berlanjut ke bantal...(haish),lalu ke stand sayur dan buah...*histeris*...hiyaaaa......seandainya saya uda menikah...fiuh...(kasian banget ya suami saya ntar..istrinya mudah terbujuk rayu oleh diskon).

tapi beneran, kalo saya pribadi bukan masalah diskon atau tidak, ataupun di mall or di pasar tradisional yang becek tak ada ojek. melihat deretan sayur,buah,bumbu dapur, ikan, daging, dan semua pernak pernik rumah adalah sebuah moment tersendiri untuk sepenuhnya menjadi seorang 'perempuan'. meskipun hanya bisa melihat, dan masih belum memungkinkan untuk membeli (mau ditaruh dimana?????di kamar kosan??). paling tidak, cukup ampuh untuk mengingatkan kodrat sebagai seorang 'wanita' (ahahay..biar gx lupa diri).

selain itu, banyak melihat pernak pernik rumah = banyak keinginan 'wah,ntar rumah q akan q isi dengan ini, ini, itu, ini, dan itu, ini, itu, dan itu, itu... = banyak pertimbangan or bahasa kerennya 'skala prioritas' = melatih diri untuk membuat simple acting plan (apalagi kalo rentang waktu diskonnya uda mepet pet pet)..
tapi, buat yang sulit/tidak bisa menahan diri...jangan coba coba..atau anda akan tersesat di belantara diskon, masih mending kalo terbeli,nah kalo tidak..lalu terbayang bayang dimata sepanjang perjalanan pulang sampe terbawa mimpi (gawat).

alhamdulillah, saya cukup bisa menahan diri hari ini (meskipun dalam hati uda dag dig dug dueerr)..*lebay*

ceritanya windowshopping ini akan berlanjut besok, karena masih ada yang harus terbeli (hehehe)

wanita = belanja itu meningkatkan release endorfin (uda ada penelitian nya belum ya??/)

Saturday, 25 June 2011

JEALOUS

saya cemburu..ya ..saya sedang sangat sangat cemburu...

bukan karena saya diduakan, tapi karena saya terlalu takut untuk menduakan..hingga kadang terjebak pada satu fokus yang menyita seluruh waktu,energy, dan hidup saya.

hari hari pun saya lewati dengan sebuah kecemburuan, saya cemburu pada tangan tangan yang bergandengan dan tertawa renyah.
saya cemburu pada langkah langkah ringan menyusun aksi di depan rektorat
saya cemburu pada tangan tangan ber-handscone yang memegang kelinci,mencit
saya cemburu pada lembar lembar catatan DRP
saya cemburu pada kepala yang bersandar dipundak
saya cemburu pada airmata yang menetes pada sunyinya malam
saya cemburu pada wajah ceria gadis gadis cilik di dalam masjid

aih...sebegitu sering ternyata saya cemburu..
pun, akan sebegitu sering pula saya tidak bersyukur...
tapi bukankah ALLOH menyuruh umat NYA untuk menembus langit 'jika kau mampu'

jadi..selama kaki saya masih berpijak di atas tanah, dan langit masih setia menaungi bumi,saya akan terus cemburu
(haish..apa kata dunia??/)
dunia diam saja (saya kira),justru manusianya yang berisik (selalu melontarkan pertanyaan dan butuh jawaban) -termasuk saya-

mungkin..ada juga yang cemburu pada saya????(ngarep)..aamiin..
semoga kecemburuan saya,anda,kamu,kita adalah sebuah representasi dari At-TAUBAH:105..

Alloh..i love d way u make me understand and survive...(d best way)

Thursday, 23 June 2011

OSPE (pengalaman pertama)

OSCE : objective structured clinical examination.

saya pernah mendengar istilah ini beberapa tahun yang lalu, ketika duduk di bangku kuliah dan merancang susunan acara untuk olimpiade farmasi. dulu,setau saya OSCE dipakai dalam sebuah lomba sains di FK UNAIR. dan, cuma sebatas itu yang saya ketahui.

hingga, beberapa hari yang lalu, saya kembali menemukan kosakata OSCE, di program studi FARMASI fk UB. dengan sedikit perubahan, menjadi OSPE : objectie structured pharmacy examination. Hingga sebelum hari-H, saya hanya bisa membayangkan teknis dari sebuah OSPE.

oke...OSPE prodi FARMASI fk UB terdiri atas 6 station (untuk semester 4),yaitu :
-station 1 = BPH
-station 2 = disfungsi ereksi
-station 3 = rhinitis alergi
-station 4 = batuk
-station 5 = asma
-station 6 = PPOK/COPD
Mahasiswa hanya memiliki waktu 7 menit di tiap station (including 1 min transition period between station).
(bersyukur sekali jaman saya kuliah g pake OSPE OSPE an..hihihi).

sistem OSCE ini telah diterapkan di UK pada pre-registration graduate pharmacist sebagai evaluasi dasar yang akan menentukan kelayakan mereka untuk melakukan praktek kefarmasian/pharmaceutical care.(they have done it since 1996).
________

oke..it was a little explanation about OSCE/OSPE.
Now,i would like to write a little experience during my task to be an OSPE observer..
hmmm....people different...also students..kebetulan, saya mendapat tugas sebagai remedial observer for BPH station.
pada saat face to face tampak dengan jelas bagaimana kepribadian per-individu. ada mahasiswa yang hobi panik ketika hapalan nya suddenly blank (aduh..aduh...apa ya mbak tadi,nama obatnya.duh..oq lupa sich..itu loh...tamii..tami...-dalam hati saya..tamiya dek???). ada mahasiswa yang menjawab sambil memainkan rambutnya (emang sich, saya akui..rambutnya bagus gilak- untung jawaban nya bener). beberapa mahasiswa harus diberi umpan dulu agar keluar isi neuron nya (ikan kali..). yang paling lucu ketika mereka masih belepotan mengeja nama obat Hi..o..sin n- butil bro..mida.. atau pas.. iii..pa..t..r..o..pium..bromide..(hehehe..jadi inget masa lalu..bee...va..ci..xu..maabb..).

saat menyenangkan ketika mereka bisa menjawab dengan lancar dan mengerti .meskipun, ada juga yang lancar, tapi pas ditanya mekanisme...ziiiinnkkk...mbulet -kayak saya jaman dulu). it means..mereka hapal jawaban, tapi tidak memahami (sayang sekali). dan, sangat sedih jika ada beberapa yang 'spechless'...oh..am i so scared???..came on...speak up..put it out..whatever in your mind..(masa' gx ada sama sekali???)...saya yakin pasti ada, meskipun dalam persentase kecil atau bahkan sudah bercampur dengan hafalan case case yang lain...

see u..in the next OSPE....jangan lupa belajar belajar belajar berdoa berdoa berdoa...

Friday, 17 June 2011

rejeki puasa??????

puasa sunnah kamis kali ini saya awali dengan tidak makan sahur (biasanya cuma minum sahur). dan aktifitas berjalan seperti biasa..tapi,mondar mandir di kantin UB dan aroma makanan itu mengganggu sekali (terutama indera penciuman dan GIT saya)..dalam hati sedikit 'terguncang' (setan beraksi), tapi alhamdulillah..bisa lolos sampai pulang dari UB. awalnya ,habis dari UB mau langsung liqo...eh,ternyata masih harus mengumpulkan berkas STRA. walhasil mampir lah saya ke instalasi farmasi RSSA, ngumpulin berkas STRA dan et causa berkas yang saya bawa lumayan banyak, jadi nunggu agak lama (musti dikoreksi dulu uda lengkap atau belum).


kebetulan, saya uda kenal dekat dengan mbak khusnul dan bu tri (yang ngurusin berkas STRA). jadilah kami, sambil ngecekin berkas sambil ngobrol ngalor ngidul. tiba tiba mbak khusnul menawari saya sesuatu,"ka permen ka!!"..awalnya saya tidak begitu tertarik ,"yoi mbak!!" tanpa ada niat untuk mencomot permen terseebut..tapi entah mengapa beberapa menit kemudian permen tersebut begitu menggoda, walhasil saya comot lah beberapa butir (permen frozz)..hingga saya 'sukses' mencomot 6-8 butir permen (tanpa rasa bersalah/enyesal sedikit pun).


setelah urusan berkas-memberkas selesai, saya pamit pulang, dan lagi lagi..kecantol dulu bentar di ruang QCC (maunya cuma nyamperin temen). sampai di ruang QCC, hmmmm...saya mencium aroma wangi nasi padang (emang dasar hipoglikemia kayak e)..dalam hati wondering dengan penuh harap (wah, habis ini makan nasi padang enak nich kayaknya)...dan "hiyaaaaa............aaaaaaa!!!!!!" (screaming)...dalam hati lagi (gilaaaakkk......saya kan puasa..lah tadi..permen nya????hiyaaa....)..wes pulang pulang...budhal liqo...saya langsung ngacir dari ruang rapat QCC tanpa kata kata ('kene opo arek iku???"kata temen2 QCC).

sampai di kosan, saya cerita ke temen temen (ampun dah..mbak binti lagi bikin kue...dari ruang tamu uda kecium harumnya)..dan respon mereka ,"khilaf opo doyan ka????khilaf koq akeh men permen e????...hahahah....

saya sempet tergoda oleh bujukan syetan..(berniat untuk membatalkan puasa,orang uda habis 6 biji permen)..sampai sampai..sempet juga lirik lirik ke abang tukang bakso....(untungnya, tukang baksonya uda pergi dari depan kos an)...tapi, alhamdulillah (kebaikan yang menang)..karena terburu buru harus berangkat liqo, maka ide pembatalan puasa segera lenyap, dan puasa lanjuuuttt (uhuy..dapet rejeki permen)...*semoga malaikat rokib dan atid gx bingung*

yak..begitu lah kalau puasa gx pake sahur (kebanyak lupanya daripada ingetnya klo lagi puasa)..semoga tidak terulang lagi (lupa nya)...
btw..(saya gx sedang puasa kan???? -lagi makan burjo)



Thursday, 16 June 2011

keep QUITE

akhir akhir ini sering melihat orang yang begitu bersemangat...
entahlah, akhir akhir ini juga saya lebih suka diam dan menjadi pendengar yang baik, bukan karena saya kehabisan ide untuk berceloteh, tapi entah mengapa pula hipokampus saya akhir akhir ini lebih suka mendengar, melihat, kemudian memutar bola mata dan berpikir.

apakah saya sudah bosan menjadi seseorang yang ramai dan cerewet???tentu tidak, saya akan tetap menjadi seseorang yang 'sedikit berisik'.
namun, entah mengapa..rasanya begitu penat dan lelah untuk 'berdebat dan berargumen', bukan berarti pula saya tidak punya argumen, namun saya lebiih memilih untuk diam dan menganalisa.
di samping karena akhir akhir ini, saya sangat asing dengan lingkungan sekitar saya, maka saya putuskan untuk diam sejenak, agar saya bisa mendengar lebih banyak dan melihat lebih luas, serta berpikir lebih dalam (tepat dan benar).

akhir akhir ini pula saya mencoba untuk belajar berdamai dengan diri saya,mencoba menerima apapun di sekitar saya, dan seminimal mungkin melontarkan komentar komentar tentang apapun yang tidak saya ketahui dengan pasti kebenarannya.
meskipun, mencoba 'berdamai' dengan diri sendiri sangatlah berat. terutama ketika terjadi desakan dari atas/bawah/kanan/kiri..rasanya saya semakin ingin diam dan menghilang (loh..lari dari kenyataan???hahaha)..bukan, bermaksud lari..hanya biarkan saya berpikir sejenak.

-belajar untuk tidak mengasihani diri sendiri-